15 Maret 2009 oleh yodama
Sesuai hikmahNya, Dia menciptakan bumi dengan berbagai variasi bentuk. Ada yang datar, berlumpur, gunung-gunung, dan berpasir. Masing-masing bentuk punya faedah tertentu. Kondisi bumi yang seperti itu, konsekuensinya dia seperti ibu. Di dalam perutnya, bumi mengandung semua jenis anak. Kemudian mengeluarkan untuk manusia dan hewan apa-apa yang diizinkan oleh Tuhannya untuk dikeluarkan, baik mereka ketahui maupun tidak.
Kemudian Alloh subhanahu wa ta’ala mengembalikan yang dikeluarkan itu ke dalam perutnya lagi. Alloh menjadikan permukaan bumi sebagai tempat berkumpulnya makhluk yang masih hidup, dan menjadikan perut bumi tempat berkumpul mereka setelah mati. Apabila telah tiba saat yang dijanjikan, dan kehamilan telah memberatkannya, Tuhan berwahyu kepadanya untuk melahirkan dan mengeluarkan beban-beban berat yang dikandung. Ia mengeluarkan manusia dari perutnya dan berkata,
“Tuhanku, inilah yang Kau titipkan kepadaKu.”
Dia mengeluarkan simpanannya dengan izin Tuhan, lalu menceritakan beritanya dan menjadi saksi atas perbuatan baik dan buruk anak-anaknya. Demikian yang tertera dalam surah al-Zalzalah.
[Sumber: Kunci Kebahagiaan, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah]
Ditulis dalam IBSN, ISLAM | Bertanda al-Zalzalah, anak, bumi, dikandung, hewan, IBSN, ibu, kandungan, kehamilan, keluar, kumpul, manusia, mengandung, perut, simpanan, titip, Tuhan | 30 Komentar »
16 Februari 2009 oleh yodama

Tulisan itulah yang saya baca siang tadi, di salah satu papan informasi di sayap utara masjid kampus UGM, selepas sholat Jum’at. Menginspirasikan saya untuk menjadikan judul postingan kali ini.
Bila kita bicara soal valentine, maka akan sangat erat sekali dengan kata cinta. Identik! Biasanya cinta antara dua sejoli yang dimabuk asmara. Mudah sekali untuk melafalkan kata cinta. Tanpa pikir panjang, sebuah ketertarikan dan rasa suka akan segera menggerakkan lidah ini untuk melafalkan kalimat, Lanjut Baca »
Ditulis dalam IBSN, ISLAM | Bertanda 5S, asmara, bombardir, boneka, boros, bunga, cinta, coklat, gaza, harta, i love you, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, IBSN, kado, kapitalisme, kasih sayang, kekasih, kekayaan, kemuliaan, kontrasepsi, makan rumput, materialisme, omset, pacar, pacaran, pagan, paganisme, palestine, pemuda, perang, salam, santun, sapa, senyum, setan, sopan, suka, syahid, tertarik, valentine | 35 Komentar »
9 Februari 2009 oleh yodama
Sedikit yang menyadari
bahwa godaan dunia dengan segala kegemerlapannya itu jauh lebih berat,
bahkan dari siksaan kemiskinan yang paling mencekik leher sekalipun.
Bulan lalu, saya sempat menonton tayangan ‘telusur’ di salah satu tipi swasta di republik ini. Stasiun tipi yang punya ‘ikon animasi’ dalam setiap pemberitaannya, bang one. Ikon yang digambarkan sebagai sosok lelaki STW (setengah tuwa), en berkacamata. Yang menurut saya, bang one itu (sekilas) malah mirip pak Karni Ilyas, redaktur di tipi swasta tersebut. CMIIW.
Episode-nya waktu itu menelusuri tentang cincau abal-abal dan durian suntik. Lanjut Baca »
Ditulis dalam IBSN, ISLAM, my story | Bertanda 'alim, abal-abal, amanah, bejat, cemas, cincau, culas, curang, dagang, durian suntik, gelisah, IBSN, jajanan, jerat, jujur, karni ilyas, kaya, kejujuran, memperdaya, menipu, Nabi, pedagang, pesimisme, ragu, rendah diri, setan, shiddiq, syaithan, syuhada, syukur, tantangan, tipi, tulus, TV one | 23 Komentar »
20 Januari 2009 oleh yodama
Baca berita di media indonesia, bahwasanya mahasiswa ITB yang mencontek akan dijatuhi sanksi ‘DO’.
Penerapan sanksi tegas tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM) ITB 2009 yang diikuti 175 pengurus pusat, seperti Badan Penasehat, Badan Pengawas, Utusan Cabang Fakultas dan Cabang Daerah, di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/1).
Ketua IOM-ITB Akmasj Rahman mengatakan sanksi tegas dari rektorat itu sangat mendidik, agar mereka bersikap jujur. “Kami, selaku orang tua sangat setuju dengan sanksi itu, karena mencontek merupakan bibit awal korupsi. Namun, sanksi ini harus diberlakukan dengan adil,” ujarnya.
Mencontek merupakan bibit awal korupsi. Ada kisah, seorang kakek yang berusia 60-an. Pada zamannya dahulu, apabila ada anak yang ketahuan mencontek, maka anak tersebut bisa tidak masuk sekolah selama 1 minggu. Karena malu akan aibnya sendiri.
Tapi saat ini, anak-anak zaman sekarang, setelah selesai mengerjakan soal-soal ujian, mereka malah membicarakan teknik-teknik mencontek yang mereka lakukan. Ini berarti, lisan sudah digunakan untuk melakukan kemunkaran. Bayangpun!
Nah, ngomong-ngomong soal korupsi, saya jadi ingat dengan kisah pejabat anti korupsi. Begini kisahnya…
Lanjut Baca »
Ditulis dalam education, intermezzo, jokes | Bertanda anak, anti, anti korupsi, direktur, DO, fee, gratifikasi, hadiah, innova, ITB, komisaris, konsultan, kontraktor, korupsi, kwitansi, mencontek, milyar, pejabat, proyek, relasi, sanksi, sekolah, soal-soal, suap, tamu, tender, toyota, ujian | 43 Komentar »
12 Januari 2009 oleh yodama
Minggu siang.
“Assalamu’alaykum”
“Wa’alaykumussalam warahmatullahi”
“Yog…lagi dimana?”
“Neng omah Den. Neng Yojo. Ana opo?”
“Yog, aku minta do’anya ya. Aku baru saja tertimpa musibah.”
“Ha…? Musibah apa Den?”
Lanjut Baca »
Ditulis dalam my story | Bertanda cabut, cobaan, Deni Rosiska, kematian, kemuliaan, kesedihan, mati, meninggal, meninggal dunia, musibah, nasib, nyawa, penderitaan, perpisahan, pujian, sabar, sedih, syukur, takdir | 23 Komentar »
10 Januari 2009 oleh yodama
Ditulis dalam my story | Bertanda istirahat, pause, rehat, take pause | 14 Komentar »
3 Januari 2009 oleh yodama
Ada suatu hal yang menarik tentang basah-basahan alias mandi.
Ada orang yang enjoy mandi pake ‘ciduk’ (baca: gayung), tapi tidak untuk pake ’shower’.
Ada yang enjoy pake shower, tapi tidak untuk ‘ciduk’.
Ada juga yang enjoy dengan keduanya. Pake shower OK, pake ciduk pun ayo aja. Ra masalah pokoke.
Dan ada juga yang gak mandi sekalipun tetap bisa enjoy.
Kalo saya sih, bisa enjoy keduanya. Ciduk bisa, shower pun joss. Namun ada juga orang yang ketika ditawari mandi menggunakan shower, dia lebih memilih mandi pake ciduk.
“Lebih mantab pake ciduk.”, katanya.
Ibarat orang Indonesia or wong jawa (barangkali), makan….kalo belom pake nasi berarti belum makan namanya. 
Begitu pula dengan mandi bagi dia, belum mandi kalo gak pake ciduk.
Bagaimana dengan Anda?
Atau berapa rekor terlama anda gak mandi?
Btw, orang mandi tuh biar apa ya?
*** mencoba posting via ponsel (http://m.wordpress.com) ***
Ditulis dalam my story | Bertanda basah, ciduk, gayung, kamar mandi, mandi, pancuran, shower | 25 Komentar »
18 Desember 2008 oleh yodama
14 Desember lalu merupakan hari yang sangat istimewa. Karena, pada hari itu, kesendirian telah sirna. Telah tergantikan oleh kebersamaan. Dan layar pun terkembang. Siap mulai suatu kehidupan yang baru.
Setelah dulu, mengarungi hidup ini dengan seorang diri, maka sekarang akan ada seorang macan, manis dan cantik, yang akan menemani. Oh indahnya!
Makanya wajar bilamana pada hari itu merupakan suatu hari yang istimewa. Istimewa bagi Lanjut Baca »
Ditulis dalam my story | Bertanda adat, bantul, budaya, DTE, hadiah, jaim, jogja, kado, kelas F, kenangan, kondangan, mempelai, ngoto, nikah, pengantin, pernikahan, tamanan, tradisi, uang, undangan, walimah, walimatul ursy' | 50 Komentar »
11 Desember 2008 oleh yodama
Dalam perdagangan, seorang muslim atau seorang pedagang tentu dia akan melihat bagaimana menggunakan modal yang sedikit dan dapat mendatangkan untung yang sangat banyak. Kalau kemudian pada masa sekarang ditanya:

“Ada yang bisa membelikan satu sawit saat ini seharga IDR 25?”
“Tidak ada.”

“Ada yang bisa membelikan Mercy seharga IDR 100, saat ini?”
“Tidak ada.”
Akan tetapi, perdagangan Lanjut Baca »
Ditulis dalam IBSN, ISLAM | Bertanda akhirat, amal, berpacu, berpikir, dunia, ISLAM, kalah, keuntungan, masalah, mercedes benz, mercy, motivasi, muslim, onta gemuk, pedagang, perdagangan, persaingan, profit, rugi, Subhanalloh, untung | 31 Komentar »
Tulisan Sebelumnya »