Sosok Pemimpin nan Tegas dan Bijaksana

Oleh: K.H. Didin Hafidhuddin

Sungguh sangat memprihatinkan apabila kita melihat perkembangan kondisi bangsa akhir-akhir ini, di mana sejumlah persoalan besar masih belum dapat diselesaikan secara tuntas, tepat, dan sesuai dengan ketentuan hukum dan nilai-nilai yang berlaku di negara kita.

Kasus Ahmadiyah sebagai contoh, hingga saat ini, masih menjadi duri dalam daging sehingga selalu menimbulkan gejolak horizontal di tengah-tengah masyarakat. Padahal, akar permasalahan Ahmadiyah ini Baca lebih lanjut

Iklan

Pahlawan Neraka

islam-pedang1

Suatu hari telah terjadi petempuran antara kaum Muslimin dengan kaum Musyrikin. Kedua belah kubu berjuang dengan hebat untuk dapat saling mengalahkan antara satu sama lain. Kemudian tiba masanya pertempuran tersebut diberhentikan sementara dan kedua belah kubu pulang ke markasnya masing-masing.

Di kubu kaum Muslimin, Nabi Muhammad shallallohu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat telah berkumpul untuk membincangkan (evaluasi-red) tentang pertempuran yang baru saja berlangsung tadi. Peristiwa yang baru mereka alami itu masih terbayang-bayang dalam pikiran. Dalam perbincangan itu, mereka begitu kagum dengan salah seorang dari sahabat mereka, yaitu Qotzman. Semasa bertempur dengan musuh, dia tampak bagaikan seekor singa lapar menerkam mangsanya. Dengan keberaniannya itu, dia menjadi buah bibir saat itu.

Baca lebih lanjut