Laku Anak

Ada seorang anak yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK). Hari itu mamanya mendaftarkannya ke Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPA) untuk belajar Al-Qur`an. Anak ini senang sekali bisa ikut TPA. Beberapa hari kemudian sang anak mengajukan permintaan kepada mamanya,

“Ma, aku ingin seperti bu guru. Aku ingin pakai jilbab seperti bu guru.”

“Jangan nak,” jawab mamanya, “Kamu jangan pakai jilbab. Kamu belajar ngaji saja, jangan ikut-ikutan pakai jilbab.”

Baca lebih lanjut

Iklan

Secuil Kondisi Pendidikan Tanah Air

Hari ke-5 Ramadhan (04/09), saya menyengaja untuk melaksanakan sholat isya’dan tarawih di masjid kampus UGM. Dan kebetulan yang menjadi penceramah tarawih adalah Menteri Komunikasi dan Informasi, yang mantan rektor ITS, Bapak Muhammad Nuh. Meskipun di jadwal seharusnya bukan beliau yang menjadi penceramah. Pantas saja saya melihat wajah yang cukup familiar di shaf terdepan. Yaitu wajah dua orang dosen di kampus saya, yaitu pak Prof.Adi Soesanto, dan pak Sasongko (meskipun belum pernah diajar beliau-red). Sepertinya pak menteri dengan Prof.Adi sudah saling mengenal. Ini hanya dugaan saya. Dan, diumumkan juga bahwasanya nanti ba’da sholat tarawih akan ada dialog bersama Menkominfo.

Ba’da sholat tarawih,  dimulai lah dialog antara Menkominfo dengan jama’ah sholat isya’ dan tarawih masjid kampus UGM. Pada dialog ini, jama’ah dipersilakan untuk menyampaikan aspirasinya maupun uneg-unegnya kepada pemerintah. Bisa tentang elpiji, korupsi, anggaran pendidikan 20% dari APBN, maupun yang lainnya.

Kesempatan ini pun tidak disia-siakan oleh para jama’ah untuk bertanya maupun sekedar menyampaikan uneg-uneg. Ada yang menanyakan tentang masalah penentuan awal Ramadhan maupun nanti awal Syawal, masalah elpiji (BBM), korupsi, pendidikan, cyber crimes dan lain sebagainya.

Baca lebih lanjut

Asal-usul harokat

Cerita ini saya dapat waktu ikut belajar BADAR (bahasa arab dasar) di masjid Mardliyah. Awalnya, dari sebuah pertanyaan dari salah seorang peserta tentang, apa itu marfu’? Karena masih kelas dasar, pertanyaannya pun beragam dan kadang “aneh-aneh”. Sampai-sampai sang Ustadz pun berkomentar, lebih enak ngajar kelas menengah or mahir dibanding kelas dasar. Mungkin karena itu tadi kali ya. Kalo dah kelas mahir biasanya dikit yang tanya. Apa iya??

Baca lebih lanjut