Cukup Satu Tiket Saja

Di sebuah cafe di stasiun, dua orang pria membanggakan diri mereka pada seorang pria asing yang baru dikenalnya. Mereka bercerita bisa naik kereta hemat setengah harga setiap saat.

“Kami setiap naik kereta, sekalipun berdua, cukup hanya dengan membeli 1 tiket, triknya mudah, setiap kali petugas datang kami berdua masuk ke toilet, lalu ketika petugas mengetuk toilet, saya tinggal melambaikan satu tiket ke petugas untuk di lubangi!” kata salah satu dari mereka.

“Wah, saya bahkan bisa naik kereta sendirian, tanpa tiket” kata pria asing itu, tak mau kalah.

“Mana mungkin, buktikan pada kami!” kata kedua pria tersebut.

Baca lebih lanjut

Iklan

Asal-usul harokat

Cerita ini saya dapat waktu ikut belajar BADAR (bahasa arab dasar) di masjid Mardliyah. Awalnya, dari sebuah pertanyaan dari salah seorang peserta tentang, apa itu marfu’? Karena masih kelas dasar, pertanyaannya pun beragam dan kadang “aneh-aneh”. Sampai-sampai sang Ustadz pun berkomentar, lebih enak ngajar kelas menengah or mahir dibanding kelas dasar. Mungkin karena itu tadi kali ya. Kalo dah kelas mahir biasanya dikit yang tanya. Apa iya??

Baca lebih lanjut