Diposkan pada ISLAM, teknologi

Qronis

Qronis. Yup, qronis. Kali ini saya ingin membahas tentang qronis. Ingat ya, qronis bukan kronis. Karena ‘qronis’ dengan ‘kronis’ memiliki makna yang sangat berbeda tentunya.

Menurut KBBI Daring, kronis diartikan sebagai berikut:

kro·nis a 1 terus-menerus berlangsung; tahan dl waktu yg lama (tt keadaan); 2 berjangkit terus dl waktu yg lama; menahun (tt penyakit yg melanda diri seseorang) yg tidak sembuh-sembuh

Sedangkan qronis yang saya maksudkan merupakan sebuah akronim dari Iqro Animasi. Jadi, qronis ini merupakan suatu program aplikasi komputer untuk memudahkan belajar membaca Al-Qur’an dengan metode iqro. Qronis ini ditujukan untuk anak-anak, tapi tidak menutup kemungkinan bagi orang dewasa yang belum bisa membaca Al-Qur’an untuk mencobanya.

Lanjutkan membaca “Qronis”

Diposkan pada berita, IBSN, my story, teknologi

From Bandung with Love Fun

Alhamdulillah. Akhirnya kembali lagi di Jogja, kota berhati nyaman ini. Setelah pekan lalu (22-25 Okt) berada di Bandung dalam rangka memenuhi undangan dari DIKTI dalam acara Pagelaran Mahasiswa Nasional bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (geMasTIK) 2008 yang diselenggarakan di IT Telkom (dulu STT Telkom).

geMasTIK diselenggarakan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi (DIKTI) Depdiknas RI dan digagas oleh IT Telkom dengan 7 kategori kontes, yaitu:

  1. Smartware Contest (Accoustic & Signal Processing, Automation, Antenna)

  2. Data Mining Contest

  3. Application Contest (Decision Support System [DSS], e-Learning, Geographic Information System [GIS], Management Information System [MIS], Mobile Application)

  4. Network Security Contest

  5. Algorithm Contest

  6. ICT Paper Contest

  7. Business Game

Lanjutkan membaca “From Bandung with Love Fun”

Diposkan pada berita, my story, teknologi

Obrolan Angkringan

Kamis malam lalu, saya kembali makan di angkringan. Dah lama juga gak “ngangkring” lagi. Rasanya rindu menikmati sega kucing (mulai dari nasi+teri or nasi+sambal thok), berbagai macam makanan (gorengan pisang, tahu, tempe, bakwan, baceman, sate usus, sate telur puyuh, kepala, ceker, dll), aneka minuman (teh, jeruk, kopi, jahe, susu, maupun kombinasi kesemuanya baik panas, anget, dingin, dll), dan sebagainya. Emang sih, angkringan identik dengan makan yang murah meriah. Meskipun, nyatanya, sekarang harganya dah gak jauh beda kalo kita makan di warung. Kalo dulu, mungkin iya, agak lebih murah dibanding warung makan. Tapi, mungkin masih ada juga angkringan yang murah meriah.

Tapi, angkringan malam itu, tidak canggih. Canggih disini maksudnya, gak ada fasilitas hotspotnya. Lanjutkan membaca “Obrolan Angkringan”