Cukup Satu Tiket Saja

Di sebuah cafe di stasiun, dua orang pria membanggakan diri mereka pada seorang pria asing yang baru dikenalnya. Mereka bercerita bisa naik kereta hemat setengah harga setiap saat.

“Kami setiap naik kereta, sekalipun berdua, cukup hanya dengan membeli 1 tiket, triknya mudah, setiap kali petugas datang kami berdua masuk ke toilet, lalu ketika petugas mengetuk toilet, saya tinggal melambaikan satu tiket ke petugas untuk di lubangi!” kata salah satu dari mereka.

“Wah, saya bahkan bisa naik kereta sendirian, tanpa tiket” kata pria asing itu, tak mau kalah.

“Mana mungkin, buktikan pada kami!” kata kedua pria tersebut.

Akhirnya ketiganya naik kereta dan dua pria tersebut membeli satu tiket sedangkan sang pria asing tidak membeli tiket. Mereka bertiga duduk di gerbong yang sama. Dua pria yang sempat menyombongkan diri tersebut mulai bertanya-tanya, bingung dengan strategi teman barunya tersebut.

Tak lama kemudian datang petugas kereta.

Dua pria itu panik dan langsung pergi ke toilet. Mereka heran kenapa pria asing tersebut nekat sendirian tanpa tiket tapi terlihat santai. Karena tak ada waktu, kedua pria itu bergegas sembunyi di toilet.

Tak lama kemudian pintu toilet diketuk.

Sebuah tangan keluar dari toilet dan melambaikan ticket. Tidak seperti biasanya, tiket itu diambil bukan dilubangi. Ternyata tiket tersebut diambil oleh si pria asing, dan segera minta petugas kereta melubanginya.

“Ini tiket saya, dan ada dua orang di toilet yang tidak punya tiket!” lapornya.
Tak lama kemudian petugas mengetuk toilet dan dua pria di dalamnya kebingungan karena tidak punya tiket. Tiket satu-satunya sudah di ambil oleh pria asing tersebut.

Grrr…

Humor dan Hikmah
Seringkali kita menjadi korban atas kesombongan sendiri. Kadang untuk memberi kesan pada orang lain kita bercerita banyak lebih dari seharusnya. Tanpa sadar kita sesumbar dan justru membocorkan rahasia bisnis atau rahasia pribadi paling berharga.

Kadang pelatih sepakbola sesumbar bilang akan menaklukkan lawannya karena punya strategi jitu. tapi tanpa sadar membocorkan strateginya. Kadang kita bilang bisnis kita akan lebih hebat dari pesaing, tapi tanpa sadar membocorkan strateginya hingga jadi didahului.

Karena itu berhati-hatilah dengan perkataan kita. Jaga baik-baik rahasia bisnis, pribadi atau apapun yang tidak perlu diungkap. Jangan gegabah mengungkap kelemahan yang membuat kita mudah diserang.

BICARA YANG PERLU ATAU SEBAIKNYA DIAM.

Sumber: artikel Komunitas Bisa! oleh Isa Alamsyah.

Iklan

11 thoughts on “Cukup Satu Tiket Saja

  1. Ping-balik: Tweets that mention Cukup Satu Tiket Saja « yodama -- Topsy.com

  2. Assalamu’aaikum sobat,
    senang bisa kembali bersilaturahmi ke laman ini.

    terkadang diam itu bisa menjadi emas, tapi bisa pula menjadi perak. tergantung bagaimana kita meletakkan ia pada porsinya.

    salam persaudaraan!!!

  3. Wah setuju banget !!!
    Karena setiap orang selalu ingin di anggap hebat dimata orang lain, tanpa menyadari kata – kata yang dikeluarkannya malah membuatnya direndahkan

    😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s