valentine vs PALESTINE

love-38-gmrenwq9sc-1600x1200

Tulisan itulah yang saya baca siang tadi, di salah satu papan informasi di sayap utara masjid kampus UGM, selepas sholat Jum’at. Menginspirasikan saya untuk menjadikan judul postingan kali ini.

Bila kita bicara soal valentine, maka akan sangat erat sekali dengan kata cinta. Identik! Biasanya cinta antara dua sejoli yang dimabuk asmara. Mudah sekali untuk melafalkan kata cinta. Tanpa pikir panjang, sebuah ketertarikan dan rasa suka akan segera menggerakkan lidah ini untuk melafalkan kalimat,

candle-78-x6la0a41ux-1280x1024“Aku cinta padamu, sayang.”

“I love you, darling.”

“Aku tresno kowe, dek.”

Dan ratusan kalimat dalam berbagai versi tentu saja. Silakan anda tambahkan sendiri. :mrgreen:

Tapi tak banyak yang paham apa itu cinta? Lebih sedikit lagi yang mencari tahu tentang hakikatnya. Sudah banyak orang yang berusaha mendefinisikannya, tapi terkadang kalimatnya sangat sulit untuk kita cerna. Beruntunglah ada Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, penulis buku Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu (Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin). Dalam buku ini, dikupas tuntas tentang permasalahan cinta. Komplit…plittt…plittt! Ada kaidah sederhana dari beliau:

Cinta akan lenyap dengan lenyapnya sebab.

Kaidah cinta Ibnu Qayyim ini mengajarkan bahwasanya sebab adalah nyawa bagi cinta. Sebab sembarangan hanya menumbuhkan cinta sembarangan. So, cinta yang abadi memerlukan sebab yang abadi, begitulah kesimpulannya. Adalah dusta jika kau berkata cintamu abadi, padahal sebab cintamu hanyalah kecantikan fana, kekayaan sementara, atau perangai sandiwara.

Kembali ke soal valentine. Fenomena yang terjadi pada valentine’s day ini adalah naiknya omset coklat, boneka, bunga, bahkan alat kontrasepsi. Remaja berbondong-bondong mendapatkan coklat demi sang kekasih.

Kita semua sudah banyak mendapati bahasan bahwasanya perayaan valentine ini berasal dari agama paganisme yang najis lalu dihidup-hidupkan oleh pemuka-pemuka agama Nasrani yang bodoh dan seenak perut menentukan tatacara ibadah. Sehingga kini ia menjadi alat kapitalisme untuk memasarkan produknya dengan memeras para remaja. Menurut Shofwan Al-Banna, rekan SMU saya dulu, pernah menulis dalam lembar buletin di SMU,

“Hanya ada dua jenis manusia yang merayakan valentine: kapitalis yang keji, dan orang bodoh yang tertindas.”

Saat ini kita sudah dikepung oleh materialisme-kapitalisme. Yang mengajarkan bahwa kemuliaan dinilai dengan kekayaan dan harta. Jangan sampailah kita menjadi korban berikutnya, yang membuat kita menjadi boros.

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara setan, dan setan itu sangat ingkar kepada Rabbnya.” [Al-Israa’: 27]

Apa cinta harus dibuktikan dengan sepotong coklat dan hanya dalam tempo satu hari saja? Jangan-jangan, benda kecil semacam coklat ini malah membuat kita bersaudara dengan setan. Na’udzu billahi min dzalik.

israel-palestine

Sementara itu….di belahan bumi lainnya, tepatnya di bumi Palestina. Sebuah negara yang saat ini tersayat sembilu. Setelah selama 22 hari, dibombardir oleh zionis laknatullah ‘alaih. Keadaan pemuda Palestina, urusan mereka adalah hidup mulia atau mati syahid. Hanya ada dua kemungkinan itu. Bukan coklat apa yang akan kuberi? Melainkan bagaimana aku dapat hidup hari ini? Dari situs eramuslim, diberitakan dengan judul “Tak Ada yang Dimakan, Warga Gaza Makan Rumput”. Bayangpun! Realita yang bertolak belakang jika melihat apa yang saat ini dialami oleh mereka. Kontras! Kita hidup di negeri yang mayoritas muslim malah disibukkan dengan perayaan ‘kau tahu apa’ di tanggal 14 Februari.

Ubahlah bahwasanya tiap saat merupakan momen kasih sayang yang tak boleh terlewatkan. Ingat 5S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun) merupakan kebiasaan yang harus kita lakukan dimana saja dan kapan saja.

Be my anti-valentine?

Palestine berduka, valentine Berjaya??

^_* end *_^

Sumber Inspirasi:

1. Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

2. Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan, Salim A.Fillah

3. Tulisan di mading sayap utara Maskam UGM

*postingan yang tertunda…just because “code changes” notice in my dashboard…

Iklan

40 thoughts on “valentine vs PALESTINE

  1. taK pernah merayakan valentine..
    coklat dan bin9kisan lainya tak harus menun99u 14 feb.. 🙂

    ba9uslah. eman9 qt ‘tau apa’ tt9 14 Feb?

  2. tidak ada rumus Valentine dalam kamus pemuda muslim.
    so, say no to “valentine”

    PALESTINE “YES”, VALENTINE “NO”

    sorry valentine, we’ve to say NO.

    en Islam hanya mengenal 2 hari raya. 🙂

  3. Valentin tuh malah skarang jd hari maksiyat. Gila, mungkin karena hari kasih syg, jd hal apapun sja dlakukan untk menunjukan ksh sygnya..
    Mm..saya punya temen, dia jg mrayakannya dg ‘bgituan’ pas valentine, harinya pas lg, sabtu, malam minggu, wuih, dan dia crita lg, di jalan kaliuran, dr kam 14-22 yang bnyk motel dan wisma dsna, pada malam itu smwa full..masyaAllah!! Nggak suuzan si, tp kalo tmen saya sndiri bgtuan di salah satu kamar wisma, apalagy org2 lain yg saat hari itu mw nunjukin rasa syg itu, gila! Gilanya, kok tmen saya cerita? Dia kok mlah bangga ya? Weladah..dasar pmuda jaman skrang ini,huff

    astaghfirullah. Inilah salah satu penyakit pemuda muslim menurut Dr. ‘Aidh al-Qarny, yaitu lemahnya hubungan dg Alloh. Sesungguhnya, antara hamba dan Tuhannya, t’dapat suatu tali yg tdk pernah t’putus, sementara tali yg m’hubungkan antara sesama manusia sering putus.

    Bila seorang pemuda telah ‘mampu’ mk menikahlah. Bila belum, mk b’puasalah. Bila nikah kagak, puasa jg kagak, berarti maksiat. Bkn begitu?

    Seharusnya seorang pemuda adalah pelopor dlm b’buat kebaikan, dan bs memotivasi dirinya utk mengalahkan kesulitan dan rintangan. Dia hrs menanamkan dlm dirinya bahwa dia bs.

    Qt berdo’a agar Alloh azza wa jalla memberi rahmat kpd qt dan mereka. Dan semoga Alloh menerima tobat qt dan mereka, dan mengembalikan qt dan mereka dg pengembalian ya baik. Qt pun meminta kpd Alloh utk melindungi dan menjaga qt, serta memberi petunjuk dan pertolongan kpd qt. Amiin.

    Ioa, tentang palestin, luv U !! Saya disini hanya bs membantu dg doa,,smoga mereka dberi ketabhan dan kemenangan, amin..

    amiin.

    PKS ya mas… Palestina Kita Sayangi… :mrgreen:

  4. Hehe.. Iya nih aku ga pernah ngerayain valentine. Emang penting ya? lagian dulu pernah baca sejarahnya kenapa sampe ada hari valentine, bener2 ga masuk akal kalo sampe ada yang ikut merayakannya. Budaya latah aja sih sebenernya hehe.. 😛

    he eh. Biasanya bg mereka yg merayakannya gak tahu ttg asal-usulnya or mungkin gak mau tahu or pura2 gak tahu.

    Seharusnya jgn hanya sekedar latah, ngikut2 gak jelas (taklid buta). Tp jg paham ‘ilmunya. ‘amal tanpa ‘ilmu = pepesan kosong, sia-sia.

  5. Palestine yesss…..
    Valentino Rossi juga oke….
    Valentine’s day…..ogah ah…
    😦

    yesss…..terday.

    Bisa aja bapak ini. Casey Stoner jg OK pak. 🙂

  6. ga merakayakn siich…tapi dapet kiriman coklat…yo wis lah dimakan saja..daripada terlantar kan kasihan tuh coklat…hihihihi… 🙂

    banyak jg ya yg peduli sm “diajeng” satu ni berarti. 🙂

    dpt kiriman brp dus? Kiriman dlm rangka valentine kah?

  7. eh mas, palentin apa sih? ndak tau saya nih….

    kura2 dalam perahu
    pura2 tdk tahu.

    Sudah gaharu cendana pula
    sudah tahu, b’tanya pula

    hmmm… googling aja mas ya. 🙂

  8. 🙂
    Assalamu’alaykum, akhi. Apa kabar? Sudah lama aku ga main ke sini.
    🙂

    * berusaha menerapkan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun)*

    wa’alaykumussalam warahmatullah.
    Kabar baek. Ahlan wa sahlan.

    Pantes senyum2… Bagi2 sedekah ya.

    Eniwei, tak kasih nilai 100 deh buat pengamalan 5S-nya. Lengkap! 🙂

  9. yup, taman orang-orang jatuh cinta bukunya bagus. valentine ya? tidak usah dirayakan…

    dah baca juga. A must read.

    Btw, blognya pindah kemane?

  10. yeah say no to valentine’s day
    kasih sayang gak harus nunggu tanggal 14 Februari
    Btw salam kenal yah

    yup, apa yg hrs ditunggu? Nunggu apa?

    Salam kenal juga ya. Thanks dah b’kenan mampir en meninggalkan komentar di gublog sy. Kapan2 mampir lg ya. 🙂

  11. Hari kasih sayang? itu cuma casingnya ja……sebenarnya itu hari buat ngerayain penggedenya orang kristen…….

    Kalo orang islam ngerayain Valentine tapi giliran ngerayain maulid malah gak ngerayain berarti itu orang Baut Otaknya ada yang lepas………….

    Salam kenal mas Yodama, mampir ketempat saya yaaaaa

    salam kenal kembali. Tak mampir nanti insya Alloh. Thanks om. 🙂

  12. wah telat gabung, aku juga boikot valentin 🙂

    asyiikkk…ada temennya. 🙂

    🙄 *bingung*
    btw, gabung apaan sih? Gak ada kata telat tuk belajar kok.

  13. mari kita tunjukkan rasa cinta kita pada saudara kita di palestina…

    mari! sudah sepatutnya kita peduli. Tiap muslim bagaikan satu tubuh. Bila anggota tubuh ada yg sakit, mk anggota tubuh lainnya ikut merasakannya pula.

  14. Ga bole ikut-ikutan……….

    untukmu agamamu dan untukku agamaku…

    Aku ga ngerayain valentine… tapi kok masi bny juga ya yang ngirim ucapan met valentine palagi lewat hp.. (heee GR)… BTW uda langsung dibalas kok klo ika ga ngerayain valentine.. seeppp…!!!

    wew… banyak fansnya nih.

  15. warning

    ayo kencangkan ikat pinggang dulu

    udah over Lap lho……

    berusaha ya…

    wah, ndobel ik. Sing pertama lali ra dikek-i marning warning ya.

    Oya bos, ada titipan dari pak jenggot tuk sampeyan.
    *ojo lali komisi buat jasa penitipan ya :mrgreen:

  16. 2010 dan pord tuo “baca dibalik” be carrefull

    OK boss. thanks. merasa diperhatikan… (halah GR 😛 )

  17. 12 rabiul awal, ada momen menarik untuk menambah kebaikan… selamat rabiul awal…!

    thanks dah berkunjung. maaf belum ada suguhan baru. blog ini lagi jarang kubelai (jablai)… halah! :mrgreen:

  18. aku jg sebenernya ga pernah ngerayain valentine, krn itu bukan hari rayaku, ataupun hari raya agamaku. dan aku orang indonesia asli, jd ga ngeh mengenai budaya itu.
    tapi, pas palentin srg dapet ucapan selamat, dapet boneka, coklat, kue2, bunga dari temen2.. (bukan dari pacar lho, cln suamiku ga kenal palentin), aku cuman bilang “maaf, aku ga merayakan”, sambil senyum2 jengkel gitu..

    curcol nih? :mrgreen:

    sptnya yg cew2 bnyk nrima hadiah ya. Secret admirer-nya akeh tenan.

    “maaf, aq gk merayakan” ….. Trus hadiahnya diterima gk mbak?

  19. ISRAEL………………NO

    PALESTINA…….YES.

    VALENTIN OGAH AH………
    AQ KAN MUSLIM BUKAN ORANG YAHUDI…….AQ TAK MAU NGRAYAIN YANG NAMANYA VALENTIN AQ DUKKUNG IKHWAN&AKHWAT YANG MENOLAK VALENTIN.

  20. jangan latah dalam menanggapi suatu permasalahan,

    Bulan ini adalah bulan valentine, merupakan bulan yang di senangi oleh para pangeran cinta buta dan tuli.
    kebanyakan para pemuda muslim menganggap hal ini(Valentine)merupakan hal yang biasa2 aj…
    sehingga kita mudah terikut untuk merayakannya.
    bukankah ini merupakan kebiasaan orang2 di luar kita yang memiliki nilai sangat negatif sekali. mengapa tidak?!
    dengan adanya perayaan acara ini banyak mereka yang melanggar aturan2 agama.
    Fitrah manusia yg pertama adalah mengenal Allah yang menciptakan alam dan seisinya.
    manusia pun tidak akan pernah terlepas dari kuasanya Allah SWT. hembusan nafas,detak jantung, aliran darah dan lain sebagainya merupakan bukti kuasa ALLAH di dalam diri manusia yang manusia tidak bisa melakukannyaa.
    kalo manusia hidup dengan sendirinya, mengapa ia tidak sanggup menghentikan detak jantung dan aliran darahnya sendiri?!
    atau kalo jantungnya terhenti mengapa ia tidak sanggup mendetakkannya kembali?!
    bukankah ini merupakan tanda kuasa Ilah yang menunjukkan klo Ia memang benar2 ada dan Ia tidak akan terlepas dari hambaNya?!
    Itu juga menandakan bahwa rahmat Allah terus menyelimuti hambaNya walau hamba itu kufur terhadapNya.
    Ia terus memberikan kesempatan kepada hambaNya untuk mengenalNya dan bertaubat padaNya.
    segala sesuatu sudah diberikan Allah untuk manusia kerna rahmat dan kasih sayangNy. Hanya saja sedikit dari mereka yang menyadari akan hal ini.
    Maka dari itu, kasih sayang yang paling utama cukup tertuju padaNya. Guna mencapai kebahagiaan dunia maupun akhirat.

    Kembali ke permasalahan Valentine.,Rasul Saw pernah bersabda: “Paman tasyabbaha bi qaumin pa huwa min hum”. Barang siapa yang mengikuti kebiasaan suatu kaum maka ia bagian dari mereka.
    Perayaan valentin sudah tidak asing lagi di kalangan para pecinta bahkan hal ini sudah merembet di kalangan para pemuda-pemudi muslim.
    Sebagai muslim yang baik jangan latah terhadap peristiwa ini sehingga kita pn bisa tercebur ke dalam kubangan ceremony ini.

    yodama

    maaf, mas ‘Abdullah, saya pun tidak merayakan valentine ini. Btw. tulisan ini dah dibaca keseluruhan khan?

    Sebagaimana kata Shofwan, “Hanya ada dua jenis manusia yang merayakan valentine: kapitalis yang keji, dan orang bodoh yang tertindas.”

    eniwei, jazakallah khair atas tausiyahnya. barakallaahu fiik.

  21. syukron…..
    yang udah ngajarin ane tentang banyak hal……
    srmoga kita semua selalu dalam lindungan Allah…..
    sehingga tidak tertipu oleh godaan syetan

  22. HEBAT BENER MAS,,, SAYA SUKA,,, NIE,,,!!!!

    ayooo kita bantu palestin agar tetap sabar dan tabah dalam mengahapai ini semua,,, amienn ALLAh akan selalu berada di sisi mereka, Amien,,,

    ya,,, walaupon gak bisa kesana tapi,,, mudah mudahan doa kita di dengar oleh ALLAH dan di kabulkan,,, AMIEN<<<<!!!!!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s