Ulah Lesus

Lesus. Paham lesus khan. Lesus disini bukanlah kakaknya si Topan (pelawak). Meskipun, nama mereka berdua emanglah berasal dari nama-nama angin. Lesus yang saya maksudkan adalah sang angin kencang.
Salah satu ciri khas musim pancaroba adalah munculnya angin kencang atau lesus. Kecepatan pusaran angin ini bisa mencapai 35 knot atau lebih dari 50 km per jam. Angin seperti ini memang tidak secepat badai di Australia atau daratan Amerika Serikat. Namun demikian, lesus sudah cukup memiliki daya rusak terutama pada bangunan-bangunan semi permanen.

Angin lesus juga lebih banyak terjadi di wilayah-wilayah yang cenderung datar. Angin seperti itu memang bisa saja terjadi di pegunungan, tetapi tidak sering.

Jum’at sore kemarin, sekitar pukul 3 sore, Jogja emang sedang diguyur hujan deras. Kebetulan saat itu, saya sedang asyik bercengkrama dengan si LT (laptop-red) sambil ditemani alunan rintik-rintik hujan.

Akan tetapi, nun jauh disana di wilayah UGM, si Lesus sedang berulah. Angin kencang ini menyapu kompleks UGM. Puluhan gedung di kampus itupun mengalami kerusakan yang cukup parah. Seperti, Gedung Kebudayaan Koesnadi Hardjosumantri. Gedung yang usianya memang cukup tua tersebut sebagian genteng atapnya hilang. Bahkan rangka atap gedung juga berserakan.

Gedung lainnya seperti Pusat Kependudukan UGM, University Center, Gelanggang Mahasiswa, Graha Sabha Pramana (GSP) UGM, dan beberapa gedung lainnya juga mengalami kerusakan. Genteng atap gedung-gedung tersebut berterbangan dibawa angin. Puluhan poster, Baliho dan spanduk juga pada ambruk ke jalan bahkan terbang berpindah tempat.

Dan pagi tadi (08/11/08), saya pun mengunjungi kampus. Begitu memasuki wilayah Kampus UGM, arus lalu-lintas agak tersendat. Hal ini dikarenakan masyarakat sekitar bersama warga kampus melakukan kerja bakti membersihkan jalanan dari pohon yang bertumbangan.
Alhamdulillah, untuk Fakultas Teknik, tidak ada kerusakan yang berarti. Namun, pagi tadi koneksi internet di kampusku masih mati. Sehingga, tidak bisa ber-hotspot-an ria. πŸ˜₯
Menurut berita, listrik serta jaringan telepon di sekitar UGM masih lumpuh sabtu tadi.
Untuk lebih jelasnya, biar foto saja yang berbicara. Karena gambar dapat mewakili 1000 kata-kata.
[Sumber: dari sini dan dari situ.]

Fakultas Farmasi
samping Fakultas Farmasi
Fakultas MIPA Utara
samping Fakultas MIPA Utara

foto017
Fakultas Pertanian
Fakultas Kedokteran Hewan
Fakultas Kedokteran Hewan

Papan Nama dekat Lab.Bahasa
Papan Nama dekat Lab.Bahasa
Papan Nama again
Papan Nama again

Petugas dari PT.Telkom
Petugas dari PT.Telkom
Membersihkan bekas pohon
Membersihkan bekas pohon

Nasib PKL-1

Nasib PKL-1

Nasib PKL-2

Nasib PKL-2

Kantor Pos Bulaksumur

Kantor Pos Bulaksumur

sekitar Bunderan UGM

sekitar Bunderan UGM


Iklan

16 thoughts on “Ulah Lesus

  1. iyo, aku lihat di tv itu sampai sebegitu hebatnya!

    Emang sangat dahsyat. Apalagi setelah sy menyaksikan langsung TKP.

    Saat ini banyak warga yg mengambil kayu dr pohon2 yg pada bertumbangan. Bisa dimanfaatkan sbg kayu bakar or lainnya. Sedih jg melihat pohon2 pd tumbang. Apalagi yg besar2. Pdhl utk dpt tumbuh mjd sebuah pohon yg besar, dibutuhkan waktu yg lama tentunya. Dan jg membuat lingkungan jd gersang. 😦

  2. wuuiihhh ngeri…!
    syukur alhamdulillah keluarga di yogya baik-baik saja…

    manusia harus lebih banyak membaca tanda-tanda alam sepertinya
    [senyum] πŸ™‚

    Alhamdulillah. Msh diselamatkan oleh Alloh. Orang jogja to, mas? Keluarganya disini rupane. Jogjane ngendi kowe le? *iklan banget*

    yup, hrs bs membaca tanda2 alam. Pd jum’at itu, sebenarnya sy jg ingin ke kampus. Tp, ba’da jum’atan sy lihat awan mendung. Shg sy urungkan niat sy tsb. Sy males kl naek motor hujan-hujanan.

  3. Waduh..
    Sepertinya anginnya benar-benar dashyat….
    Saya jadi ingat salah seorang teman saya yang juga bernama Lesus nih πŸ˜€

    sy jg tdk mengalami scr langsung. Namun, bila melihat dampak kerusakan yg ditimbulkan, bs dipastikan anginnya sangat dahsyat.

    Temennya pelawak jg? Salam tuk Lesus. πŸ˜€

  4. sore itu saya pas gak di jogja je..

    lagi pulkam ya, Mas.

    Sore itu sy d jogja, tp pas gak di wilayah UGM. Alhamdulillah.

  5. waduh, ikut prihatin buat kawan2 UGM yah (untung sahabat saya lagi di pamekasan, jd agak tenang.. )

    berhubung yg punya blog bisa nulis dg lancar disini maka saya asumsikan beliau baik2 aja, jd gak nanya kabarnya deh :mrgreen:

    ouw, sahabatnya org Madura. de’rema (bener gk y logatnya? cmiiw).

    Analisisnya bgs. πŸ™‚
    aq baik-baik saja. Menurut berita, jg tdk ada korban jiwa akibat ulah lesus lalu.

  6. ouw, sahabatnya org Madura.

    wah analisisnya prematur! *dipentung* :mrgreen: bukan mas, dia arek suroboyo yg numpang kuliah dsitu, cuman ini lg ‘ngobyek’ aja (cari duwit katanya)

    aq baik-baik saja. Menurut berita,…..

    sudah dibilang aku gak tanya kok πŸ˜€ *dipentung lagi*
    Iya deh, alhamdulillah gak ada korban jiwa..


    >>>
    yodama:
    OK. Terimakasih atas apresiasinya. πŸ™‚

  7. cemara tujuh pada tumbang juga ya? tinggal berapa nih
    iya, jumat pagi pulkam. alhamdulillah, kawasan pogung gak kena.

    cemara tujuh di daerah mn ya? πŸ™„

    yup, FT UGM en wilayah Pogung tdk ikut diterjang Lesus. Alhamdulillah.

  8. tanggapan dari anggota di milis DTE terkait Ulah Lesus yang menerjang UGM:

    >>
    kampus Feodal itu…
    Hm, mungkin kita juga tidak harus terus-menerus meratapi musibah ini. Namun yang terpenting bagaimana kita juga harus mengevaluasi diri. Bagaimana kita biasa bersikap terhadap alam dan ekosistem disekitar kita.

    >>
    Sebagai orang teknik disamping meratapi atau intropeksi, kita juga harus berpikir secara teknis juga, semisal:
    – fenomena fisiknya bagaimana?
    – apa ada teknologi yg bisa dikembangkan utk antisisapinya. ..
    – bagaimana back system kita agar meski ada musibah bisa tetap eksis…
    – dll
    semisal: ada pendeteksian badai dengan over horizon radar, mungkin ada yg mau mengembangkan. .. at least bisa sebagai cikal bakal pendeteksi dini puting beliung, maklum yang dini-dini gitu lagi butuh di negara kita, :mrgreen:

  9. !nalilahi…n9er! yaa…

    sem09a diber! ketabahan yaa..

    tap! nama2 bada! ituh ba9us2 yaa..ech lesus mah bukan bada! ya yo..hihih

    ketabahan memang muncul setiap kali terjadi musibah dan cobaan. Secara langsung, tanpa jeda.

    “Sesungguhnya ketabahan sejati adalah saat pertama kali musibah terjadi.” [diriwayatkan oleh Al-Bukhari dlm Shahih-nya I: 430]

    nama (badai)nya boleh bgs, mbak. Tapi, dampak yg ditimbulkan sangat tdk bgs. πŸ˜₯

  10. Saya pas di Cirebon, jadi cuma dengar ceritanya saja. Tahun yang lalu, kawasan Lempuyangan Yogya juga dilanda angin puting beliung. Wah, menakutkan ya. Ada nasehat, kalau pas hujan deras diiringi angin kencang, jangan berlindung dibawah pohon besar. Lebih baik basah kuyup di tengah jalan, dari pada tertimpa pohon roboh (ya iyalah … :mrgreen: )

    Alhamdulillah bu. Asyik ya Bu, berwisata ke kota Udangnya.

    Iya bener, dulu kawasan lempuyangan juga pernah mengalami ulah si Lesus. Jadi teringat kembali.

    Mengenai berlindung di bawah pohon, selain beresiko tertimpa pohon bila roboh, juga bisa tersambar geledek. Suerrr samber geledek… [halah].

  11. si lesus untung nggak mampir di fakultas saya
    di sebelah timur Kedokteran Hewan πŸ˜€

    Alhamdulillah. Timur FKH tuh fakultas apa ya? Bukannya fak.Pertanian samping bank Mandiri jakal?? πŸ™„

  12. Boleh kenalan gak? tapi aku gak merusak lho….emang nama asliku lesus…..:D

    boleh banget. Salam kenal ya.

    Sy percaya kalo lesus yg ini baek. Insya Alloh. πŸ™‚

  13. I am extremely impressed with your writing skills and also with the layout on your blog.

    Is this a paid theme or did you modify it yourself?
    Anyway keep up the nice quality writing, it is rare to see
    a nice blog like this one today.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s